Vortex Mixer – Pengertian, Fungsi dan Cara Penggunaan

Vortex Mixer – Vortex Mixer adalah alat laboratorium yang bekerja dengan cara mencampurkan bahan bahan hingga homogen atau tercampur secara merata. Pada artikel kali ini, penulis akan membahas secara luas tentang pengertian vortex mixer, fungsi vortex mixer, prinsip vortex mixer, cara menggunakan vortex mixer, dan hal lainnya yang berhubungan dengan vortex mixer. Untuk lebih jelasnya, yuk simak artikel berikut.

PT. Andaru Analitika Sains adalah konsultan alat laboratorium yang memiliki produk vortex mixer ideal untuk laboratorium anda. Bagi anda yang membutuhkan alat vortex mixer bisa menghubungi kami via whatsapp 087777277740 atau telepon 0251-7504679. Link produk vortex mixer tersedia pada tautan : Vortex Mixer Scilogex SCI-VSjual-alat-laboratorium-kontak-whatsapp-apm

Jika diantara anda ada yang sudah pernah menggunakan alat vortex mixer dan memiliki pengetahuan lain tentang alat vortex mixer ini, silahkan isi di kolom komentar ya.

ilustrasi gambar mengenal vortex mixer

Sejarah Vortex Mixer

Alat vortex mixer pertma kali dibuat oleh kakak beradik yang merupakan keluarga kraft bernama Jack A. Kraft dan Harold D. Kraft. Vortex mixer menjadi hak milik Kraft ini pada tanggal 6 April 1959 dan disebar luaskan pada tanggal 30 Oktober 1962.

Ilustrasi gambar sejarah vortex mixer

Awalnya, kakak beradik tersebut bekerja untuk kepentingan industri sains yang merupakan produsen alat alat laboratorium. Ide mereka muncul ketika ingin melakukan pencampuran bahan dengan cara yang lebih cepat. Pada saat ini, alat vortex yang mereka buat hanya dapat mencampurkan bahan bahan cairan dalam jumlah yang kecil. Karena bagian pendukungnya masih terbatas dan kerjanya belum canggih.

Pada alat vortex mixer terdapat motor penggerak yang ada di bagian mesin dan drive shaft merupakan komponen utama dalam proses kerjanya. Motor akan bergerak dengan drive shaft secara vertikal, sehingga cairan dapat tercampur secara merata. Pada saat pertama kali diciptakan, alat vortex mixer belum dilengkapi dengan tombol knob yang bisa mengatur kecepatan. Maka dari itu, peneliti yang menggunakannya masih agak kesulitan.

Pengertian Vortex Mixer

ilustrasi gambar vortex mixer

Vortex mixer berasal dari dua kata yaitu “vortexer” yang berarti perangkat atau alat dan “mixing” yang berarti mencampur. Secara umum, vortex mixer adalah perangkat atau alat laboratorium yang bekerja dengan cara mencampurkan bahan bahan hingga homogen atau tercampur secara merata. Saat proses pencampuran, maka sampel cairan akan dimasukkan ke dalam wadah .

Terdapat sebuah motor dengan aliran listrik dilengkapi dengan drive shaft yang bergerak secara vertikal dan menempel pada karet kecil yang dipasang bada bagian luar alat. Karet yang terdapat pada alat tersebut akan bekerja cepat dengan gerakan yang melingkar dan mengelilingi drive shaft.

Proses kerja vortex mixer mengacu pada “pusaran jari” yang masuk ke dalam tabung reaksi dengan gerakan ke depan dan bawah menggunakan satu jari. Hal ini bisa membutuhkan waktu yang sangat lama sehingga sering membuat cairan menjadi tersuspensi. Padahal proses pencampuran ini dapat dilakukan ketika tidak ada alat laboratorium yang memadai, tetapi hal ini tidak disarankan jika terdapat alat laboratorium yang tajam. Dibawah ini contoh beberapa sampel yang dapat dicampur menggunakan alat vortex mixer, yaitu:

  • Suspensi
  • larutan kental
  • larutan organik
  • bahan yang tidak terdapat butiran kasar atau granul
  • bahan yang memiliki viskositas tinggi.

Pengertian Homogenisasi

Pada point diatas menjelaskan, bahwa vortex mixer merupakan alat yang digunakan pada proses pencampuran atau homogenisasi. Homogenisasi adalah suatu proses yang digunakan ketika ingin mencampurkan cairan atau bahan sehingga bahan tersebut dapat tercampur merata.

ilustrasi gambar proses homogenisasi

Proses homogenisasi sering dilakukan pada laboratorium dalam bidang farmasi, kimia, industri dan lainnya. Homogenisasi sangat berkaitan pada setiap analisa yang berhubungan dengan pencampuran larutan atau bahan. Dalam prosesnya jika ingin menghomogenkan atau mencampurkan suatu bahan, anda harus menggunakan alat yang disebut vortex mixer. dan shaker.

Kedua alat laboratorium ini sangat dibutuhkan sehingga cairan dapat tercampur sempurna. Penggunaan alat mixer akan membuat proses homogenisasi lebih efisien, otomatis, dan cepat, dan memiliki kemanan yang baik. Karena pada prosesnya, pasti menggunakan bahan bahan kimia lain yang memiliki sifat berbeda satu sama lain.

Proses Homogenisasi Pada Alat Vortex Mixer

Proses homogenisasi atau pencampuran yang menggunakan bahan cair akan berhubungan dengan proses perpindahan yang terjadi di dalam turbulen. Aliran turbulen merupakan pencampuran yang terjadi dari 3 skala yang berbeda, yaitu:

  • Pencampuran yang terjadi karena adanya aliran secara menyeluruh (bulk flow). Peristiwa ini disebut dengan mekanisme konvektif.
  • Pencampuran yang terjadi karna butiran butiran yang terbentuk dalam aliran medan yang biasa disebut “eddies”. Hal ini dapat dikatakan sebagai eddy diffusion.
  • Proses pencampuran yang dapat terjadi karena pergerakan suatu molekul. Hal ini disebut sebagai pencampuran difusi.

Ketiga proses diatas terjadi secara bersamaan, tetapi eddy diffusion merupakan tahapan yang paling utama pada pencampuran. Hal yang membedakan ketiganya adalah keadaan turbulen dengan medan aliran pada saat pencampuran berlangsung secara bersamaan. Sifat fisik dari aliran tersebut akan memberikan pengaruh terhadap densitas dan viskositas suatu larutan.

Prinsip Homogenisasi Bahan Pada Vortex Mixer

Prinsip homogenisasi atau pencampuran suatu cairan akan menggunakan mekanisme fluida dengan perpindahan yang terjadi. Karena, pencampuran akan bekerja dengan baik jika adanya gerakan atu perpindahan bahan secara vertikal maupun hotizontal.

Hal ini sangat membutuhkan tenaga dalam mencampur cairan dengan jumlah yang diinginkan. Selain itu, alat ini juga memiliki kecepatan yang berbeda beda sesuai dengan jenis dan spesifikasi alatnya.

Umumnya, alat vortex mixer  menggunakan kecepatan yang rendah jika cairan memiliki viskositas atau kekentalan yang tinggi. Apalagi, bahan yang viskositasnya tinggi terkenal dengan sifatnya yang pekat, licin dan sebagainya. Kecepatan rendah pada alat vortex sekitar 100 – 500 rpm, kecepatan sedangnya sekitar 1500 rpm, sedangkan untuk kecepatan tingginya digunakan sekitar 1400 – 1800 rpm. Makin tinggi kecepatan, maka akan semakin cepat proses pencampurannya.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Proses Homogenisasi

  • Temperature; Ketika ingin mencampurkan bahan bahan seperti lemak susu, lemak globules, bahan tersebut harus cair dengan suhu lebih tinggi dari 35°C. Jika suhu yang digunakan sekitar 50°C atau lebih dari 35°C, maka homogenisasinya akan meningkat. Namun, jika terlalu sering menggunakan suhu diatas ketentuan, maka akan mengurangi efek efek homogenisasi sehingga bahan tidak tercampur dengan merata.
  • Tekanan alat; Jika anda menggunakan bahan lemak sabagai sampelnya, maka harus diketahui juumlah lemaknya. Karena, banyaknya jumlah lemak akan mempengaruhi proses homogenisasi sehingga akan berlangsung lama dan memakan waktu. Jika prosesnya lambat, maka tekanan pada alat harus ditingkatkan.
  • Flow rate; Pada faktor ini, proses homogenisasi tidak akan memberikan pengaruh terhadap laju air. Namun, jika anda menggunakan bahan yang banyak mengandung lemak, maka flow rate akan mempengaruhi laju airnya.

Fungsi Vortex Mixer

Secara umum, vortex mixer digunakan untuk mencampurkan cairan dengan proses homogenisasi. Namun, alat vortex mixer hanya bisa mencampurkan bahan dalam jumlah sedikit dibandingkan dengan alat homogenizer yang lain. Pada alat ini, beberapa wadah yang dapat ditampung seperti tabung centrifuge, tabung reaksi, ependorf, falkon dan wadah lainnya yang berukuran kecil. Sehingga memiliki ukuran yang pas dan sesuai dengan alat vortex mixer.

Alat laboratorium ini sudah dilengkapi dengan speed range yang dapat mengatur kecepatan dengan sistem operasi yang telah dibuat secara otomatis dan cangggih. Cara kerjanya didukung oleh mode touchscreen dan mode continoud yang dapat bergerak secara terus menerus selama alat tersebut digunakan. Didalam alat vortex ini juga terdapat sensor infrared sehingga tidak diperlukan lagi tekanan yang kuat saat meggunakannya.

Peran Vortex Mixer di Berbagai Laboratorium

Peran Vortex Mixer Laboratorium Biologi

Di dalam bidang bilogi, alat vortex ini digunakan sebagai alat pencampuran sel dalam proses penanaman kultur sel. Selain mencampurkan sel, alat ini juga dapat digunakan untuk mencampur enzim,substrat, larutan buffer serta reagen yang sudah diinkubasi terlebih dahulu di dalam waterbath selama 30 menit.

Alat Vortex Mixer ini memiliki peran penting terhadap suatu molekul atau senyawa dalam jumlah kecil karena vortex hanya dapat digunakan pada wadah yang berukuran kecil. Beberapa tabung yang biasa digunakan pada alat vortex mixer antara lain tabng reaksi, centrifge, eppendroft mix mate falkon dan sebagainya. Proses kerjanya juga mengacu pada motor penggerak dan batang yang menjadi komponen utama pada alat tersebut.

Pengocokan sampel akan dilakukan oleh karet kecil yang berada di bagian bawah wadah penampung. Adapun batang penggerak yang akan bergerak secara vertikal jika mesin sudah dihidupkan. Karet kecil tersebut akan bergerak dengan cepat dan mengelilingi tabung atau wadah sehingga akan muncul pusaran dari dalam wadah.

Laboratorium Hayati

Fungsi utama alat vortex ini menghomogenkan cairan. Dalam laboratorium hayati, alat vortex digunakan untuk misahkan sel dari sebuat pertumbuhan kultur sel bakteri yang sedang di uji. Hal ini dilakukan dengan putaran yang sudah ditentukan menggunakan satuan rpm. Hasilnya, sel akan terpisah dengan yang rusak sehingga tidak dapat digunakan untuk analisa lagi.

Laboratorium Biokimia atau Analisis

Jika di laboratorium biologi alat laboratorium ini digunakan untuk mencampurkan sel dalam proses kultur sel, dan di laboratorium hayati digunakan untuk memisahkan sel. Pada laboratorium biokimia atau analisis, alat laboratorium jenis ini biasa digunakan untuk mencampur atau menghomogenkan sampel eksperimental dengan melakukan pencairan yang menggunakan beberapa pelarut organik agar sampel tersebut dapat tercampur secara merata.

Vortex Mixer di Laboratorium Botani atau Pertanian

Di dalam laboratorium botani dan pertanian, alat vortx bekerja dengan kecepatan putaran yang terpusat pada suatu pusaran jari sehingga menghasilkan komponen eksplan pada tanaman yang disebut sebagai protokormus yang dikenal sebagai ” prtotocorm like bodies” dari jaringan tanaman yang digunakan dalam pengujian laboratorium botami dan pertanian.

Vortex Mixer di Bidang Industri

Penggunaan alat mixer pada bidang industri memberikan keuntungan dan kerugian dalam proses kerjanya. Saat bekerja, pipa pada main unit akan dibuat berbentuk alur yang memberikan tekanan yang berbeda sehingga pemindahan peralatan dapat terhambat.

Vortex akan memindahkan lapisan yang sudah terbatas dengan jumlah energi panas yang sangat besar. Pada proses pencampuran suatu combustor, vortex akan mencampurkan reaktan sehingga campurannya dapat homogen dengan sempurna. Sedangkan pada kerugiannya, terjadi tekanan pada belokan alur yang menyebabkan jumlah head loss semakin besar.

Prinsip Vortex Mixer

Alat laboratorium vortex mixer dilengkapi dengan motor penggerak yang dialiri listri dan poros batang penggerak. Poros akan bergerak secara vertikal saat alat sudah beroperasi. Terdapat potongan karet yang dipasang pada bagian luar alat sehingga dapat digunakan sebagai tempat wadah yang berisi sampel. 

Karet tersebut akan bergerak dengan bantuan poros dan motor mesin yang dialiri listrik. Motor mesin bergerak mengelilingi karet tersebut. Pergerakkan ini akan menimbulkan pusaran yang mempercepat proses homogenisasi. Pusaran tersebut akan menyatukan bahan bahan yang ada didalam wadah menjadi tercampur secara merata.

Bagian-Bagian Alat Vortex Mixer

Alat vortex mixer ini terdiri dari beberapa bagian yang menjadi komponen penting dalam proses kerjanya. Berikut beberapa bagian yang terdapat dalam alat vortex mixer, yaitu:

ilustrasi gambar bagian vortex mixer

 

Kepala Vortex (Rubber Cup)

ilustrasi gambar rubber cup vortex mixer

Kepala vortex merupakan bagian dari alat vortex yang ada di bagian atas main unit. Pada bagian ini, wadah atau tabung yang akan diisi cairan akan ditempelkan dan diletakkan. bagian atas dari alat ini yang berfungsi sebagai tempat untuk meletakan atau menempelkan sampel. Pada proses kerjanya, bagian ini akan terhubung dengan motor dan drive shaft sehingga dapat menghasilkan vibrasi atau getaran.

Bagian ini terbuat dari bahan karet yang hampir menyerupai cangkir. Cangkir tersebut biasa dikenal sebagai “rubber cup”. Terdapat adapter yang bervariasi sehingga dapat menyesuaikan bentuk wadah yang digunakan untuk pengujian.

Motion Mode

ilustrasi gambar motion mode

Selain kepala vortex atau rubber cup, di dalam alat vortex terdapat motion mode yang berbentuk tombol switch dengan bacaan ON atau OFF. Bagian ini digunakan ketika anda ingin menyalakan dan mematikan alat vortex. Ketika tombol On ditekan, maka alat akan berjalan dan beroperasi. Sedangkan jika menekan tombol OFF, maka alat akan berhenti dan mati. Nantinya, mesin akan bergerak dengan cara berputar. Perputaran ini akan membuat bahan yang tercampur menjadi homogen.

Badan Alat

ilustrasi gambar badan alat vortex mixer

Bagian badan pada alat vortex terdapat beberapa tombol yang berfungsi dalam pengoperasian alatnya. Terdapat beberapa tombol seperti knob pengatur kecepatan, tombol switch ON/OFF, dan beberapa jenis tombol lainnya yang tak kalah penting. Dalam vortex mixer juga terdapat 2 jenis mode yaitu touch mode atau continous mode.

Jika anda menggunakan vortex dengan mode touch, maka akan timbul gerakan pada saat tabung ditekan ke rubber cup. Sedangkan, jika anda menggunakan vortex dengan mode continous, maka akan timbul gerakan yang tidak akan berhenti sampai alatnya mati.

Speed Control Knob

ilustrasi gambar speed control knob

Selanjutnya ada bagian speed control knob. Bagian ini bekerja dengan mengatur dan mengontrol kecepatan yang akan ditentukan. Kecepatan dan kelambatan pemutaran yang terjadi dapat dikendalikan dengan speed control knob.

Motor DC

Motor listrik DC merupakan bagian dari alat vortex yang akan mengubah energi listrik menjadi energi kinetik dengan pergerakkan secara perlahan. Bagian ini sering dikenal dengan nama “motor arus searah”. Di dalam motor DC terdapat komponen lain yang merupakan terminal dan dibantu dengan tegangan arus DC agar bisa bergerak dengan baik.

lustrasi gambar motor DC

Pada motor DC terdapat dua bagian yang ikut berperan pada proses kerjanya. yaitu stator dan rotor. Stator merupakan bagian yang tidak bisa bergerak karena adanya rangkaian dan kumparan medan. Sedangkan rotor adalah bagian yang dapat bergerak secara berputar karena terdapat kumparan jangkar.

Berdasarkan prinsipnya, motor DC bekerja dengan bantan energi elektromagnetik yang dapat bergerak sehingga arus listrik yang di transfer ke permukaan kumparan akan menghadap pada magnet bagian selatan.

LCD

ilustrasi gambar LCD

LCD kepanjangan dari Liquid Crystal Display merupakan salah satu bagian vortex yang terbuat dari kristal cair sebagai screen display. Pada LCD, display akan menampilkan berbagai macam data yang berisi angka, huruf, simbol dan sebagainya yang berhubungan dengan alat vortex mixer.

Umumnya, bagian LCD ini memiliki 16 pin yang mendukung mekanisme kerjanya seperti;  2 pin ground, 8 pin jalur data, 2 pin input tegangan, 1 pin pengatur kontras dan 3 pin ground.

Kaki Penumpu Alat

ilustrasi gambar kaki vortex mixer

Kaki penumpu alat dibuat sebagai penopang atau penunjang yang dapat menahan alat vortex agar bisa beridi tegak. Bagian ini dibuat dengan bahan yang kuat sehingga ketika alat diletakkan diatas meja, maka tidak akan terjadi perpindahan tempat dan tetap stabil pada tempatnya.

Sistem Rangkaian Alat Vortex Mixer

Secara umum, alat vortex mixer terdiri dari beberapa rangkaian seperti rangkaian adaptor, rangkaian buzzer, dan drive motor alat. Berikut penjelasan dari masing masing rangkaian, yaitu :

Rangkaian Adaptor

Rangkaian adaptor adalah salah satu rangkaian yang dapat mengubah tegangan bolak balik (AC) menjadi tegangan yang searah atau sejalan (DC). Adaptor ini terdiri dari beberapa bagian seperti diode bridge, trafo, IC regulator fan kapasitor. Masing masing bagian tersebut memiliki fungsi dan peran yang berbeda.

Pada proses kerjanya, adaptor mengacu pada metode transformator yang berfungsi dalam menurunkan tegangan listrik. Tegangan tersebut diturunkan oleh transformator step down yang kemudian di transfer dengan diode brige ke dalam tegangan DC. Selain itu, adaptor juga menggunakan kapasitor untuk menyaring arus dari diode brige. IC regulator juga akan bekerja dengan cara mengatur tegangan yang dihasilkan oleh arus DC supaya tetap stabil.

Rangkaian Buzzer

Suatu rangkaian buzzer bekerja dengan cara memberikan suara tanda peringatan setelah alat selesai digunakan.

Driver motor Alat

Sistem rangkaian driver motor pada alat mixer adalah rangkaian dari satu transistor yang disusun sedemikian  rupa  sehingga  dapat digunakan untuk menggerakan motor DC dengan satu arah. Bahkan jika menggunakan  sinyal  PWM  maka  dapat mengatur kecepatan putaran motor.

Pulse Width Modulation (PWM) adalah   cara   memanipulasi   lebar   sinyal yang  dinyatakan  dalam  pulsa  satu  periode, untuk   mendapatkan   tegangan   rata-rata yang  berbeda.  Beberapa  contoh  aplikasi PWM  adalah  pemodulasian  data  untuk telekomunikasi,  pengontrolan  daya  atau tegangan yang masuk ke beban, regulator teganagan,  audio  effect  dan  penguatan, serta aplikasi-aplikasi lainnya.

Cara Menggunakan Vortex Mixer

ilustrasi gambar cara menggunakan alat mixer

Alat vortex mixer merupakan alat laboratorium yang sudah bekerja dengan canggih. Namun, anda juga harus memahami bagaimana cara menggunakannya. Dibawah ini langkah langkah menggunakan alat vortex mixer yang baik dan benar :

  1. Tekan tombol ON untuk menyalakan alat vortex.
  2. Masukkan sampel ke dalam wadah atau tabung.
  3. Gunakan wadah atau tabung sentrifugal dan tabung reaksi.
  4. Letakkan tabung atau wadah diatas karet penjepit. Pastikan sudah aman dan karet bisa menjaga wadah agar tetap berdiri dan tidak goyang.
  5. Saat proses berlangsung, tekan tombol knob berwarna hitam untuk mengatur kecepatan pada mixer.
  6. Selesainya proses homogenisasi ditandai dengan berhentinya alat atau tidak berputar.
  7. Jika sudah selesai, matikan alat vortex mixer dengan mengembalikan tombol knob ke posisi awal.
  8. Cabut wadah atau tabung dari alat vortex dengan perlahan untuk menghindari terjadinya lemparan dan jatuhnya wadah tersebut.

Langkah-Langkah Kalibrasi Alat Vortex Mixer

Dibawah ini langkah langkah kalibrasi pada alat vortex mixer:

  1. Gunakan alat tachometer. Tachometer adalah sebuah alat yang berfungsi untuk mengukur kecepatan putaran dari sebuah alat dengan saturan RPM. Jika angka kecepatan pada alat mixer sama dengan tachnometer, maka alat tersebut dalam keadaan baik dan siap untuk digunakan.
  2. Menggunakan cara sederhana sebagai berikut :
  • Letakkan tempat atau wadah sampel disamping plate.
  • Atur kecepatan sesuai dengan keinginan.
  • Hitunglah plate yang menyentuh tempat sampel selama 1 menit.
  • Jika jumlah sentuhan atau kecepatan sesuai dengan alat tachnometer, maka alat tersebut dalam keadaan baik.

Cara Perawatan Vortex Mixer

Selama penggunaan, jangan mengisi sampel terlalu penuh. Jika cairan yang ingin dihomogenkan jumlahnya sangat banyak, maka proses homogenisasi dapat dilakukan berulang ulang. Sebenarnya, perawatannya tidak sulit dan mudah dimengerti. Kebersihan pada alat juga harus diperhatikan, jangan sampai ada jamur karena bisa membuat sampel yang dianalisa mengalami kontaminasi.

Hal Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Menggunakan Vortex Mixer

  • Selalu perhatikan posisi media agar tetap berada pada tempatnya.
  • Gunakan tekanan yang rendah ketika ingin mencampurkan media.
  • Gunakan bahan lain yang sesuai ketika ingin mencampur ke media yang massa nya lebih banyak.

Kelebihan dan Kelemahan Vortex Mixer

Kelebihan Vortex Mixer :

  • Waktu yang dibutuhkan dalam proses pencampuran sangat singkat dan efektif. Kecepatan nya dapat diatur sesuai dengan yang diinginkan.
  • Mmeiliki tombol yang dapat menunjang mekanismernya seperti tombol knob pengontrol kecepatan dan mode touch yang dapat digunakan sesuai kebutuhan.
  • Bantuan motot penggerak dan drive shaft yang dapat mempercepat proses homogenisasi pada suatu larutan.

Kelemahan Vortex Mixer :

  • Hanya bisa digunakan pada sampel yang jumlahnya sedikit atau kecil, karena wadahnya kecil . Sehingga jika ingin mencampurkan bahan dalam jumlah yang banyak, haurs dilakukan berulang ulang.
  • Penggunaannya yang sulit, wadah penampungnya harus tetap di pegang supaya tidak jatuh.

Harga Alat Vortex Mixer

Berbicara masalah harga vortex mixer, alat memiliki harga yang bervariasi sebagai alat laboratorium. Harga alat vortex mixer ini berkisar 2-15 juta tergantung jenisnya, merk, spesifikasi dan tipe yang dibutuhkan.

Tempat Membeli Alat Vortex Mixer

Alat laboratorium vortex mixer ini bisa anda dapatkan di tempat penjualan alat-alat laboratorium, seperti PT. Andaru Analitika Sains. Sebagai konsultan alat laboratorium, PT. Andaru Analitika Sains juga menjual alat general lab lainnya seperti mikropipet, centrifuge, BSC (Bio Safety Cabinet), Dissolution tester dan masih banyak lagi.

FAQ Seputar Vortex Mixer

Apa itu vortex mixer?

Vortex mixer berasal dari dua kata yaitu “vortexer” yang berarti perangkat atau alat dan “mixing” yang berarti mencampur. Secara umum, vortex mixer adalah perangkat atau alat laboratorium yang bekerja dengan cara mencampurkan bahan bahan hingga homogen atau tercampur secara merata. Saat proses pencampuran, maka sampel cairan akan dimasukkan ke dalam wadah.

Kapan pertama kali vortex mixer ditemukan?

Alat vortex mixer pertma kali dibuat oleh kakak beradik yang merupakan keluarga kraft bernama Jack A. Kraft dan Harold D. Kraft. Vortex mixer menjadi hak milik Kraft ini pada tanggal 6 April 1959 dan disebar luaskan pada tanggal 30 Oktober 1962.

Bagaimana spesifikasi vortex mixer tahun 1962?

Pada alat vortex mixer terdapat motor penggerak yang ada di bagian mesin dan drive shaft merupakan komponen utama dalam proses kerjanya. Motor akan bergerak dengan drive shaft secara vertikal, sehingga cairan dapat tercampur secara merata. Pada saat pertama kali diciptakan, alat vortex mixer belum dilengkapi dengan tombol knob yang bisa mengatur kecepatan. Maka dari itu, peneliti yang menggunakannya masih agak kesulitan.

Alternatif apa yang ada di dalam vortex mixer?

Sebuah alternatif dari vortex mixer mengacu pada “pusaran jari” yang masuk ke dalam tabung reaksi dengan gerakan ke depan dan bawah menggunakan satu jari. Hal ini bisa membutuhkan waktu yang sangat lama sehingga sering membuat cairan menjadi tersuspensi. Padahal proses pencampuran ini dapat dilakukan ketika tidak ada alat laboratorium yang memadai, tetapi hal ini tidak disarankan jika terdapat alat laboratorium yang tajam.

Bagaimana prinsip homogenisasi pada alat vortex mixer?

Prinsip homogenisasi atau pencampuran suatu cairan akan menggunakan mekanisme fluida dengan perpindahan yang terjadi. Karena, pencampuran akan bekerja dengan baik jika adanya gerakan atu perpindahan bahan secara vertikal maupun hotizontal.

Hal ini sangat membutuhkan tenaga dalam mencampur cairan dengan jumlah yang diinginkan. Selain itu, alat ini juga memiliki kecepatan yang berbeda beda sesuai dengan jenis dan spesifikasi alatnya.

Umumnya, alat vortex mixer  menggunakan kecepatan yang rendah jika cairan memiliki viskositas atau kekentalan yang tinggi. Apalagi, bahan yang viskositasnya tinggi terkenal dengan sifatnya yang pekat, licin dan sebagainya. Kecepatan rendah pada alat vortex sekitar 100 – 500 rpm, kecepatan sedangnya sekitar 1500 rpm, sedangkan untuk kecepatan tingginya digunakan sekitar 1400 – 1800 rpm. Makin tinggi kecepatan, maka akan semakin cepat proses pencampurannya.

Faktor apa saja yang mempengaruhi proses homogenisasi di dalam laboratorium?

  • Temperature; Ketika ingin mencampurkan bahan bahan seperti lemak susu, lemak globules, bahan tersebut harus cair dengan suhu lebih tinggi dari 35°C. Jika suhu yang digunakan sekitar 50°C atau lebih dari 35°C, maka homogenisasinya akan meningkat. Namun, jika terlalu sering menggunakan suhu diatas ketentuan, maka akan mengurangi efek efek homogenisasi sehingga bahan tidak tercampur dengan merata.
  • Tekanan alat; Jika anda menggunakan bahan lemak sabagai sampelnya, maka harus diketahui juumlah lemaknya. Karena, banyaknya jumlah lemak akan mempengaruhi proses homogenisasi sehingga akan berlangsung lama dan memakan waktu. Jika prosesnya lambat, maka tekanan pada alat harus ditingkatkan.
  • Flow rate; Pada faktor ini, proses homogenisasi tidak akan memberikan pengaruh terhadap laju air. Namun, jika anda menggunakan bahan yang banyak mengandung lemak, maka flow rate akan mempengaruhi laju airnya.

Sampel apa saja yang dapat di homogenkan pada alat vortex mixer?

  • Suspensi
  • larutan kental
  • larutan organik
  • bahan yang tidak terdapat butiran kasar atau granul
  • bahan yang memiliki viskositas tinggi.

Apa fungsi dari vortex mixer?

Secara umum, vortex mixer digunakan untuk mencampurkan cairan dengan proses homogenisasi. Namun, alat vortex mixer hanya bisa mencampurkan bahan dalam jumlah sedikit dibandingkan dengan alat homogenizer yang lain. Pada alat ini, beberapa wadah yang dapat ditampung seperti tabung centrifuge, tabung reaksi, ependorf, falkon dan wadah lainnya yang berukuran kecil. Sehingga memiliki ukuran yang pas dan sesuai dengan alat vortex mixer.

Apa saja macam-macam homogenisasi atau pencampuran pada vortex mixer?

  • Pencampuran yang terjadi karena adanya aliran secara menyeluruh (bulk flow). Peristiwa ini disebut dengan mekanisme konvektif.
  • Pencampuran yang terjadi karna butiran butiran yang terbentuk dalam aliran medan yang biasa disebut “eddies”. Hal ini dapat dikatakan sebagai eddy diffusion.
  • Proses pencampuran yang dapat terjadi karena pergerakan suatu molekul. Hal ini disebut sebagai pencampuran difusi.

Bagaimana prinsip kerja vortex mixer?

Alat laboratorium vortex mixer dilengkapi dengan motor penggerak yang dialiri listri dan poros batang penggerak. Poros akan bergerak secara vertikal saat alat sudah beroperasi. Terdapat potongan karet yang dipasang pada bagian luar alat sehingga dapat digunakan sebagai tempat wadah yang berisi sampel. 

Karet tersebut akan bergerak dengan bantuan poros dan motor mesin yang dialiri listrik. Motor mesin bergerak mengelilingi karet tersebut. Pergerakkan ini akan menimbulkan pusaran yang mempercepat proses homogenisasi. Pusaran tersebut akan menyatukan bahan bahan yang ada didalam wadah menjadi tercampur secara merata.

Apa yang dimaksud dengan homogenisasi?

Homogenisasi adalah suatu proses yang digunakan ketika ingin mencampurkan cairan atau bahan sehingga bahan tersebut dapat tercampur merata.

Bagian-bagian apa saja yang ada di dalam vortex mixer?

  • Kepala Vortex
  • Badan Alat
  • Kaki Penumpu Alat

Apa yang dimaksud rangkaian driver motor pada alat mixer?

Sistem rangkaian driver motor pada alat mixer adalah rangkaian dari satu transistor yang disusun sedemikian  rupa  sehingga  dapat digunakan untuk menggerakan motor DC dengan satu arah. Bahkan jika menggunakan  sinyal  PWM  maka  dapat mengatur kecepatan putaran motor.

Bagaimana fungsi dan bentuk dari kepala vortex?

Kepala vortex merupakan bagian dari alat vortex yang ada di bagian atas main unit. Pada bagian ini, wadah atau tabung yang akan diisi cairan akan ditempelkan dan diletakkan. bagian atas dari alat ini yang berfungsi sebagai tempat untuk meletakan atau menempelkan sampel. Pada proses kerjanya, bagian ini akan terhubung dengan motor dan drive shaft sehingga dapat menghasilkan vibrasi atau getaran.

Bagian ini terbuat dari bahan karet yang hampir menyerupai cangkir. Cangkir tersebut biasa dikenal sebagai “rubber cup”. Terdapat adapter yang bervariasi sehingga dapat menyesuaikan bentuk wadah yang digunakan untuk pengujian.

Apa yang dimaksud dengan tachometer?

Tachometer adalah sebuah alat yang berfungsi untuk mengukur kecepatan putaran dari sebuah alat dengan saturan RPM.

Bagaimana cara menggunakan vortex mixer?

  1. Tekan tombol ON untuk menyalakan alat vortex.
  2. Masukkan sampel ke dalam wadah atau tabung.
  3. Gunakan wadah atau tabung sentrifugal dan tabung reaksi.
  4. Letakkan tabung atau wadah diatas karet penjepit. Pastikan sudah aman dan karet bisa menjaga wadah agar tetap berdiri dan tidak goyang.
  5. Saat proses berlangsung, tekan tombol knob berwarna hitam untuk mengatur kecepatan pada mixer.
  6. Selesainya proses homogenisasi ditandai dengan berhentinya alat atau tidak berputar.
  7. Jika sudah selesai, matikan alat vortex mixer dengan mengembalikan tombol knob ke posisi awal.
  8. Cabut wadah atau tabung dari alat vortex dengan perlahan untuk menghindari terjadinya lemparan dan jatuhnya wadah tersebut.

Bagian apa saja yang ada di dalam badan alat vortex mixer?

Diantaranya tombol power, knob pengatur kecepatan dan beberapa jenis vortex juga memiliki knob pengatur waktu. Terdapat 2 mode yang umum digunakan di vortex mixer, touch mode dan continuous mode.

Apa yang dimaksud dengan rangkaian adaptor?

Rangkaian adaptor adalah salah satu rangkaian yang dapat mengubah tegangan bolak balik (AC) menjadi tegangan yang searah atau sejalan (DC). Adaptor ini terdiri dari beberapa bagian seperti diode bridge, trafo, IC regulator fan kapasitor. Masing masing bagian tersebut memiliki fungsi dan peran yang berbeda.

Bagaimana peran alat vortex mixer di bidang industri?

Penggunaan alat mixer pada bidang industri memberikan keuntungan dan kerugian dalam proses kerjanya. Saat bekerja, pipa pada main unit akan dibuat berbentuk alur yang memberikan tekanan yang berbeda sehingga pemindahan peralatan dapat terhambat.

Vortex akan memindahkan lapisan yang sudah terbatas dengan jumlah energi panas yang sangat besar. Pada proses pencampuran suatu combustor, vortex akan mencampurkan reaktan sehingga camprannya dapat homogen dengan sempurna. Sedangkan pada kerugiannya, terjadi tekananpada belokan alur yang menyebabkan jumlah head loss semakin besar.

Peran apa saja yang dilakukan vortex mixer dalam laboratorium botani atau pertanian?

Di dalam bidang biologi, alat vortex ini digunakan sebagai alat pencampuran sel dalam proses penanaman kultur sel. Selain mencampurkan sel, alat ini juga dapat digunakan untuk mencampur enzim,substrat, larutan buffer serta reagen yang sudah diinkubasi terlebih dahulu di dalam waterbath selama 30 menit.

Alat Vortex Mixer ini memiliki peran penting terhadap suatu molekul atau senyawa dalam jumlah kecil karena vortex hanya dapat digunakan pada wadah yang berukuran kecil. Beberapa tabung yang biasa digunakan pada alat vortex mixer antara lain tabng reaksi, centrifge, eppendroft mix mate falkon dan sebagainya. Proses kerjanya juga mengacu pada motor penggerak dan batang yang menjadi komponen utama pada alat tersebut.

Bagaimana fungsi masing-masing kecepatan pada alat mixer?

Alat vortex mixer dengan kecepatan rendah biasanya digunakan untuk cairan dengan viskositas tinggi dimana campuran bahan tersebut pekat, licin dan sebagainya. Kecepatan tinggi yang digunakan biasanya berkisar antara 1400-1800 rpm sedangkan untuk kecepatan sedang biasanya adalah 1500 rpm dan kecepatan rendah berkisar antara 100-500 rpm.

Apa saja bagian utama dari motor DC pada vortex mixer?

Pada motor DC terdapat dua bagian yang ikut berperan pada proses kerjanya. yaitu stator dan rotor. Stator merupakan bagian yang tidak bisa bergerak karena adanya rangkaian dan kumparan medan. Sedangkan rotor adalah bagian yang dapat bergerak secara berputar karena terdapat kumparan jangkar.

Hal-hal apa saja yang dilakukan dalam merawat alat vortex mixer?

Selama penggunaan, jangan mengisi sampel terlalu penuh. Jika cairan yang ingin dihomogenkan jumlahnya sangat banyak, maka proses homogenisasi dapat dilakukan berulang ulang. Sebenarnya, perawatannya tidak sulit dan mudah dimengerti. Kebersihan pada alat juga harus diperhatikan, jangan sampai ada jamur karena bisa membuat sampel yang dianalisa mengalami kontaminasi.

Apa saja kelebihan vortex mixer?

  • Waktu yang dibutuhkan dalam proses pencampuran sangat singkat dan efektif. Kecepatan nya dapat diatur sesuai dengan yang diinginkan.
  • Mmeiliki tombol yang dapat menunjang mekanismernya seperti tombol knob pengontrol kecepatan dan mode touch yang dapat digunakan sesuai kebutuhan.
  • Bantuan motor penggerak dan drive shaft yang dapat mempercepat proses homogenisasi pada suatu larutan.

Apa saja kelemahan vortex mixer?

  • Hanya bisa digunakan pada sampel yang jumlahnya sedikit atau kecil, karena wadahnya kecil . Sehingga jika ingin mencampurkan bahan dalam jumlah yang banyak, haurs dilakukan berulang ulang.
  • Penggunaannya yang sulit, wadah penampungnya harus tetap di pegang supaya tidak jatuh.

Hal apa saja yang harus diperhatikan dalam menggunakan alat vortex mixer?

  • Selalu perhatikan posisi media agar tetap berada pada tempatnya.
  • Gunakan tekanan yang rendah ketika ingin mencampurkan media.
  • Gunakan bahan lain yang sesuai ketika ingin mencampur ke media yang massa nya lebih banyak.

Apa yang dimaksud dengan Pulse Width Modulation  ? dan apa saja contohnya?

Pulse Width Modulation (PWM) adalah   cara   memanipulasi   lebar   sinyal yang  dinyatak  dalam  pulsa  satu  periode, untuk   mendapatkan   tegangan   rata-rata yang  berbeda.  Beberapa  contoh  aplikasi PWM  adalah  pemodulasian  data  untuk telekomunikasi,  pengontrolan  daya  atau tegangan yang masuk ke beban, regulator teganagan,  audio  effect  dan  penguatan, serta aplikasi-aplikasi lainnya.

Langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan saat ingin kalibrasi alat vortex mixer?

  1. Gunakan alat tachometer. Tachometer adalah sebuah alat yang berfungsi untuk mengukur kecepatan putaran dari sebuah alat dengan saturan RPM. Jika angka kecepatan pada alat mixer sama dengan tachnometer, maka alat tersebut dalam keadaan baik dan siap untuk digunakan.
  2. Menggunakan cara sederhana sebagai berikut :
  • Letakkan tempat atau wadah sampel disamping plate.
  • Atur kecepatan sesuai dengan keinginan.
  • Hitunglah plate yang menyentuh tempat sampel selama 1 menit.
  • Jika jumlah sentuhan atau kecepatan sesuai dengan alat tachnometer, maka alat tersebut dalam keadaan baik.

Berapa harga alat vortex mixer?

Berbicara masalah harga vortex mixer, alat memiliki harga yang bervariasi sebagai alat laboratorium. Harga alat vortex mixer ini berkisar 2-15 juta tergantung jenisnya, merk, spesifikasi dan tipe yang dibutuhkan.

Dimana kita bisa membeli alat vortex mixer?

Alat laboratorium vortex mixer ini bisa anda dapatkan di tempat penjualan alat-alat laboratorium, seperti PT. Andaru Analitika Sains. Sebagai konsultan alat laboratorium, PT. Andaru Analitika Sains juga menjual alat general lab lainnya seperti mikropipet, centrifuge, BSC (Bio Safety Cabinet), Dissolution tester dan masih banyak lagi.

Setelah memahami pembahasan tentang alat Vortex Mixer, fungsi, prinsip dan cara penggunaannya dengan tepat, sekarang anda yang masih cukup awam dengan peralatan laboratoriun pun pasti bisa menggunakannya dengan baik dan benar. Terlebih tanpa Vortex Mixer anda tentu membutuhkan waktu yang jauh lebih lama untuk melalui proses pencampuran larutan.

Sebagai informasi tambahan, PT. Andaru Analitika Sains adalah konsultan alat laboratorium yang menyediakan solusi lengkap kebutuhan alat laboratorium. Bagi anda yang membutuhkan alat laboratorium bisa mengunjungi alamat googlemaps, menghubungi kami via whatsapp 087777277740 atau telepon 0251-7504679. Link brand dan produk alat laboratorium tersedia pada tautan : List Brand Alat Laboratoriumjual-alat-laboratorium-kontak-whatsapp-apm

Penulis : FR

Sumber : jurnal umy, doc player, academia

Baik, kalau begitu sekian dulu pembahasan mengenai “Vortex Mixer – Pengertian, Fungsi dan Cara Penggunaan“. Semoga informasi ini bermanfaat. Jika diantara sobat ada yang memiliki saran, silahkan isi di kolom komentar ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *