Laminar Air Flow – Pengertian, Fungsi dan Cara Menggunakan

Laminar Air Flow – Laminar Air Flow adalah media kerja yang steril dan digunakan untuk melakukan suatu kegiatan seperti inokulasi atau penanaman bakteri pada bidang mikrobiologi. Mungkin, bagi anda yang sudah sering bekerja sebagai laboran sudah tidak asing lagi dengan alat ini. Nah pada artikel ini penulis akan membahas secara luas mengenai pengertian LAF (Laminar Air Flow), fungsi LAF (Laminar Air Flow), prinsip kerja LAF (Laminar Air Flow), cara menggunakan LAF (Laminar Air Flow), dan hal lainnya yang berhubungan dengan LAF (Laminar Air Flow). Untuk lebih jelasnya, yuk simak artikel berikut.

PT. Andaru Analitika Sains adalah konsultan alat laboratorium yang memiliki produk Laminar Air Flow ideal untuk laboratorium anda. Bagi anda yang membutuhkan alat Laminar Air Flow bisa menghubungi kami via whatsapp 087777277740 atau telepon 0251-7504679. Link produk Laminar Air Flow tersedia pada tautan : AlphaClean 1300 Vertical Laminar Flow Clean Benchjual-alat-laboratorium-kontak-whatsapp-apm

Jika diantara anda ada yang pernah menggunakan alat Laminar Air Flow dan memiliki pengetahuan lain tentang alat ini, silahkan bagikan pengalamannya di kolom komentar ya.

pengertian laminar air flow

Pengertian Laminar Air Flow

Laminar Air Flow atau biasa disebut Kabinet Laminar Flow adalah media kerja yang steril dan digunakan untuk melakukan suatu kegiatan seperti inokulasi atau penanaman bakteri pada bidang mikrobiologi. Penanaman bakteri atau biasa disebut juga sebagai inokulasi adalah proses kegiatan memindahkan bakteri ke suatu media dengan ketelitian dan akurasi yang tinggi.

Sebelum melakukan penanaman bakteri atau inokulasi, sebaiknya alat yang akan digunakan harus disterilkan terlebih dahulu untuk menghindari terjadinya kontaminasi. Alat ini sering digunakan di beberapa bidang seperti farmasi, biologi, kesehatan bahkan kedokteran. Di dalam sebuah laboratorium kimia tentunya kualitas dari udara di dalamnya harus benar-benar terjaga agar tetap steril pada saat digunakan sebagai tempat riset maupun percobaan-percobaan lainnya.

Dengan demikian, maka pekerjaan analisa penelitian akan menjadi sangat aman tanpa adanya gangguan berupa sirkulasi udara yang sangat buruk atau tidak baik. Untuk itu, di dalam laboratorium tersebut juga ditempatkan sebuah alat yang berguna mengatur aliran udara di dalam laboratorium supaya bersih dan sehat seperti LAF (Laminar Air Flow).

Perbedaan Laminar Air Flow dengan Bio Safety Cabinet

Ternyata alat LAF (Laminar Air Flow) ini memiliki sistem kerja yang sama dengan Bio Safety Cabinet loh.. Bio Safety Cabinet merupakan tempat kerja di laboratorium yang dilengkapi ventilasi udara yang telah di setting untuk mengamankan laboran yang bekerja dengan sampel bahan material, lingkungan dan sampel material dari kemungkinan terjadinya kontaminasi atau menimbulkan penyebaran benda asing seperti bakteri atau virus yang bersifat patogen. Penulis akan membahas sedikit apa saja yang menjadi perbedaan antara LAF (Laminar Air Flow) dengan Bio Safety Cabinet yang sering digunakan dalam proses analisa di laboratorium. Sebenarnya, perbedaan kedua alat tersebut hanya terletak pada sistem aliran udara nya. Berikut ini hal yang membedakan antara alat LAF (Laminar Air Flow) dengan Bio Safety Cabinet (BSC):

Aliran Udara

Pada alat laboratorium LAF (Laminar Air Flow) udara yang kotor akan masuk melalui bagian atas alat dan keluar melalui bagian depan atau disebut sebagai “sash”. Sedangkan, pada alat BSC (Bio Safety Cabinet) udara yang kotor masuk melalui bagian depan”sash” dan keluar melalui bagian atas alat tersebut.

Subjek yang diproteksi

Pada alat LAF (Laminar Air Flow) yang diproteksi hanya produk atau bahan yang akan dianalisa saja, karena udara steril terlebih dahulu akan masuk melalui produk sebelum dibuang ke bagian depan atau area bekerja tanpa adanya filter atau penyaringan lagi. Sedangkan, pada alat BSC (Bio Safety Cabinet) yang diproteksi ada 3 yaitu produk, analis dan lingkungan kerja. Hal ini dikarenakan ada aliran udara yang tidak terpapar langsung ke analis, udara di meja kerja juga telah steril karena adanya double filter, udara yang keluar ruang kerja pun telah melalui filter terlebih dahulu.

Contoh Gambar Alat

Sebagai konsultan alat laboratorium, PT Andaru Persada Mandiri juga menjual alat yang satu ini lho. Salah satunya yang berasal dari brand Heal Force. Berikut penulis berikan contoh gambar alat tersebut :

laminar air flow heal force

Yang juga perlu anda ketahui, laminar air flow terbuat dari bahan dengan sifatr electro-galvanized steel. Bahan ini merupakan bahan besi yang sangat kuat dengan ketebalan 1,2 mm, dan dilapisi dengan bahan polyester.

Bagaimana dengan lampu UV yang terdapat pada alat ini ?

Fungsi lampu uv pada laminar air flow ini adalah untuk melakukan proses sterilisasi dan juga reduksi dengan aman. Lampu uv tersebut biasanya dinyalakan 30 menit sebelum digunakan pada tahap persiapan. Cara sterilisasi laminar air flow dilakukan dengan membersihkan permukaan alat dengan alkohol 70% diikuti dengan menyalakan lampu UV minial 30 menit sebelum penggunaan,

Fungsi LAF (Laminar Air Flow)

Secara umum, alat laboratorium ini digunakan untuk proses persiapan bahan tanaman, atau inokulasi bakteri serta pemindahan tanaman dalam proses tanam menanam dalam bidang mikrobiologi. Selain itu, salah satu fungsi dari laminar air flow adalah untuk membuat sirkulasi udara yang ada di dalam chamber atau ruangan sampel melewati suatu proses penyaringan atau filtrasi dengan menggunakan polyester dan HEPA Filter. Jadi, udara yang berada di area sampel tersebut akan terbebas dari debu yang bersifat patogen dan juga tidak terjadi kontaminasi.

Proses Kerja Laminar Air Flow

Proses kerja dari alat laboratorium LAF (Laminar Air Flow) ini ditunjukkan dengan kecepatan pada aliran udaranya  yang telah ditentukan sekitar 0,35 m/s sampai dengan 0,5 m/s. Aliran udara ini terjadi karena terdapat udara yang diserap oleh blower. Sebelum masuk ke dalam blower, udara akan disaring terlebih dahulu dengan menggunakan filter yang berbahan polyester. Kemudian blower tersebut akan menghirup udara ke area chamber ruangan atau lokasi dimana sampel ditempatkan. Udara kemudian ditapis dengan Hepa Filter diantara blower dan chamber agar bebas dari kontaminasi.

Aplikasi dan Penggunaan LAF Di Berbagai Bidang

Alat LAF (Laminar Air Flow) bukan hanya berfungsi untuk laboratorium biologi saja, namun di beberapa bidang lainnya seperti :

Industri Elektronik dan Kedirgantaraan

Pada industri elektronik dan kedirgantaraan, alat LAF (Laminar Air Flow) berfungsi untuk melakukan kontrol terhadap bahan partikulat yang terbawa oleh udara. Hal ini merupakan salah satu syarat bahan yang akan digunakan dan sudah ditetapkan oleh Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA).

Beberapa industri di Amerika Serikat telah melakukan studi menngenai pengaruh penggunaan dari alat LAF (Laminar Air Flow) pada tingkat kontaminasi mikroba. Hasilnya, diketahui bahwa pada lingkungan industri dibutuhkan alat ini untuk mengurangi jumlah kontaminasi partikulat.

Industri Farmasi

Industri farmasi selalu mengembangkan metode yang lebih baik untuk melindungi kualitas mutu dan sterilisasi dari produk farmasi yang dihasilkan. Proses sterilisasi memiliki peranan penting dalam pembuatan banyak produk. Seperti dengan bahan dasar material, dan tenutnya bersamaan dengan penggunaan bahan yang berkualitas, teknik pembuatan yang baik, lingkungan yang bersih serta prosedur pengujian yang efisien.

Proses sterilisasi harus dilakukan dalam lingkungan kerja yang bersih dan terbebas dari patogen dan disini lah LAF (Laminar Air Flow) akan memiliki peran penting dalam proses sterilisasi produk-produk farmasi. Penggunaan lain dari alat LAF (Laminar Air Flow) dalam industri farmasi yaitu dalam prosedur kultur jaringan. Banyak jenis vaksin yang disiapkan dalam kultur sel jaringan dan harus dijaga agar bebas dari kontaminasi bakteri dan virus. Penggunaan LAF (Laminar Air Flow) telah memberikan peran yang signifikan terhadap pencegahan kontaminasi pada sel jaringan.

Bidang Kesehatan

Pada bidang kesehatan, alat LAF (Laminar Air Flow) telah banyak digunakan dalam dua area, yaitu pada ruangan isolasi pasien untuk mengurangi infeksi pasien yang rentan, dan juga digunakan di dalam ruang bedah. Alat LAF (Laminar Air Flow) akan memberikan perlindungan terhadap pasien, dan juga lingkungan nya dari adanya infeksi mikroba yang mungkin ditimbulkan pasca dilakukannya proses pembedahan.

Penggunaan LAF (Laminar Air Flow) di ruang bedah rumah sakit telah dimiliki oleh dua lembaga penelitian, yaitu di Batan Memorial Hospital, Albuquerque, New Mexico yang menggunakan LAF vertikal, dan di National Institutes of Health yang menggunakan LAF (Laminar Air Flow) horizontal. Studi yang dilakukan dalam pembedahan dengan menggunakan aliran bawah (down flow) telah menunjukkan bahwa tingkat kontaminasi mikroba yang terbawa udara sangat rendah di dalam ruang operasi dan sangat rendah pada sampel yang dikumpulkan di dalam LAF (Laminar Air Flow). Keefektifan prinsip penggunaan LAF (Laminar Air Flow) di ruangan bedah telah terbukti dapat mengendalikan kontaminasi mikroba yang terbawa udara.

Prinsip Kerja LAF (Laminar Air Flow)

Prinsip LAF (Laminar Air Flow) yang utama adalah menjaga keadaan alat agar tetap bersih dan steril dan juga keamanannya agar proses penanaman berjalan dengan lebih baik dan akan memberikan hasil memuaskan. Namun, ada beberapa prinsip kerja dari alat LAF yang sudah penulis rangkum, diantaranya :

  • LAF (Laminar Air Flow) digunakan sebagai area kerja yang steril dan bebas dari mikroorganisme yang bersifat patogen. Hal ini akan berfungsi pada proses inokulasi kultur jaringan dan bakteri. Hal utama yang diterapkan pada alat ini adalah udara bersih dan steril yang diserap melalui sebuah blower. Blower tersebut telah melalui proses penyaringan dengan menggunakan alat alat filter yang terdapat pada alat tersebut.
  • LAF wajib dinyalakan terlebih dahulu bersamaan dengan lampu UV (Ultra Violet) 30 menit sebelum digunakan. Hal ini bertujuan agar proses penyaringan kultur jaringan dan bakteri dapat berjalan dengan baik dan lebih steril. Jika ingin lebih steril lagi dapat juga dilakukan dengan penyemprotan menggunakan alkohol agar tingkat kebersihannya lebih terjaga.
  • Setelah sudah cukup bersih dan steril jangan lupa untuk menyalakan blower. Blower ini nantinya akan menjaga LAF (Laminar Air Flow) atau media kerja dapat terjaga kesterilannya. Saat sedang dinyalakan, sebaiknya jangan meletakkan benda benda asing yang dapat mengganggu proses pemfilteran bekerja. Jauhkan benda benda apapun agar tidak terletak di dekat meja kerja khususnya di bagian blower.

Struktur pembentuk LAF (Laminar Air Flow)

Secara spesifik, alat laboratorium ini bekerja dengan dukungan komponen seperti penyaring atau filter. Pada alat ini terdapat dua filter, yaitu pre filter dan HEPA filter. Pre filter merupakan tahap pertama proses penyaringan dengan cara menyaring dari berbagai benda benda kasar seperti debu, dan benda kecil lainnya yang tidak kasat mata. Selanjutnya ada HEPA filter, yang berguna untuk menyaring hasil penyaringan dari pre filter sehingga membuat tingkat strerilisasi menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Kedua jenis filter diatas harus rutin untuk disterilisasi dan juga perlu diganti jika sudah tidak layak pakai. Khusus untuk pre filter diharuskan melakukan penggantian setahun sekali , karena alat ini sangat penting sebagai saringan tahap pertama dan cenderung akan lebih mudah kotor dan rusak. Laminar Air Flow juga dilengkapi dengan lampu yang mampu memancarkan sinar UV (UV) ultraviolet, dan dilengkapi dengan blower untuk mendukung proses sterilisasi.

Jenis-Jenis LAF (Laminar Air Flow)

Alat Laminar Air Flow yang biasa digunakan di laboratorium terdiri dari dua jenis, yaitu Laminar Air Flow Vertical dan Laminar Air Flow Horizontal. Bagaimana sih perbedaan dari keduanya?? Mari kita bahas ya.

LAF (Laminar Air Flow) Vertical

laminar air flow vertical

Vertical Laminar Air Flow jenis ini dapat bekerja dengan cara menghembuskan udara dari atas ke bawah, kemudian keluar melalui bagian bawah media kerja.

LAF (Laminar Air Flow) Horizontal

laminar air flow horizontal

Horizontal Laminar Air Flow jenis ini bekerja dengan cara menghembuskan udara dari depan ke belakang, yang dimana penyebaran udaranya lebih luas di media kerja.

Bagian Laminar Air Flow dan Fungsinya

Setelah mengetahui pengertian, fungsi dan prinsip kerja LAF (Laminar Air Flow), pada point ini kita akan membahas bagian-bagian pada LAF yang telah mendukung proses kerjanya. Apa saja bagian pada laminar air flow?. Berikut ini bagian-bagian LAF yang perlu anda ketahui:

Bagian Laminar Air Flow

Panel Kendali

Panel kendali merupakan salah satu bagian LAF yang dapat mengendalikan pengaturan secara operasional. Bagian ini memiliki tombol tombol tertentu yang digunakan untuk mengendalikan setiap proses kerja saat digunakan. Terdapat beberapa jenis panel kendali yang bisa disesuaikan dengan tipe alat yang digunakan. Jenis yang pertama adalah panel kendali manual. Bentuk dari panel kendali manual adalah hanya berupa switch atau saklar yang berfungsi untuk mengontrol lampu UV, blower, dan juga lampu LED.

ilustrasi gambar panel kendali
Panel Kendali

Jenis panel kendali yang selanjutnya adalah tipe otomatis. Tipe panel ini lebih mengarah kepada konsep yang lebih modern dari panel kendali manual. Berbeda dengan panel manual, panel kendali tipe otomatis sudah memiliki LCD atau screen yang berfungsi untuk menampilkan blower, status LED, dan status UV secara langsung. Tipe ini juga biasanya ditambah dengan micro controller dan fitur touch screen yang dapat mempermudah penggunaannya.

Lampu LED

Ilustrasi gambar lampu LED
Lampu LED

Bagian LAF lainnya yang tak kalah penting adalah lampu LED. Lampu LED berfungsi untuk memberikan pencahayaan yang bisa diatur tingkat kecerahannya sesuai dengan yang anda butuhkan. Namun, penggunaan lampu LED tidak bisa digunakan pada panel kendali  manual karena hanya bisa di setting untuk on dan off saja dan belum bisa melakukan pengaturan pencahayaan sendiri.

Lampu UV

ilustrasi gambar lampu UV

Bagian pada alat ini berperan penting pada proses sterilisasi sehingga dapat mengurangi bakteri dengan aman dan mutu yang terjamin. Penggunaan lampu ini dilakukan 30 menit sebelum proses inokulasi berlangsung. Sehingga saat laboran sudah bekerja lampunya tidak lagi digunakan.

Pre Filter

Ilustrasi gambar pre filter
Pre-Filter

Berperan sebagai sistem penyaringan yang paling utama terhadap kotoran, debu, dan benda-benda asing yang masuk. Pre-filter memiliki pori pori sebesar  5 mm sehingga efisiensinya dapat mencapai 95 mm untuk objek objek yang lebih dari 5 mm.

Hepa Filter

ilustrasi gambar hepa filter

Hepa filter kepanjangan dari High Efficiency Particulate Air. Filter ini memiliki peran penting untuk menyaring udara yang masuk. Bagian HEPA filter memiliki pori pori berukuran 0,3 mm. HEPA Filter memiliki standar menapis partikel maksimal 0,3 micrometer sebanyak 99,97%. Jika membutuhkan standar filter yang lebih tinggi bisa menggunakan ULPA filter yaitu Ultra Low Particulate Air. Filter ini harus selalu dicek untuk menjamin kualitas udara yang dihembuskan dan perlu diganti secara berkala.

Blower

ilustrasi gambar blower LAF

Bagian ini pada laminar air flow memiliki peran penting untuk menghembuskan udara yang telah disaring. Udara ini akan di alirkan dari posisi depan dan juga posisi atas. Udara yang dikeluarkan tidak boleh terlalu kencang atau terlalu lemah. Biasanya untuk pengontrolan kekuatan udara dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut sebagai anemometer pada salah satu bagian bagian alat LAF.

Microcontroller

ilustrasi gambar microcontroller LAF
Microcontroller

Sebenarnya, bagian ini hanya terdapat pada jenis LAF otomatis saja. Fungsi microcontroller adalah untuk melakukan pengaturan terkait lamanya waktu yang digunakan saat persiapan laminar air flow akan digunakan.

Frame penyangga dan Roda

ilustrasi frame dan roda LAF
Frame dan Roda

LAF (Laminar Air Flow) dilengkapi dengan penyangga yang kuat dan stabil untuk menopang berat Laminar Air Flow. Selain itu juga roda yang dapat memudahkan proses perpindahan tempat (LAF) Laminar Air Flow jika diperlukan.

Baca Juga : Autoclave – Pengertian, Fungsi dan Cara Menggunakan

Contoh Spesifikasi Laminar Air Flow

Beberapa alat laminar air flow memiliki spesifikasi seperti tabel di bawah ini ;

Material Steel Powder Coating
Dimensi Alat 1430 x 2400 x 800 mm
Ketebalan 1 mm
Sistem Pintu Alat Sliding door
Jendela/Kaca Glass 5 mm
Bahan Stainless Steel
Lampu UV 15 watt
Lampu LED 15 watt
Efikasi Filter 99%
Kecepatan Aliran Udara 0,3-0.5 m/s

Cara Menggunakan Laminar Air Flow

cara menggunakan laminar air flow

Cara penggunaan LAF ini tentunya sudah banyak diketahui oleh para laboran yang bekerja di laboratorium. Berikut ini adalah langkah-langkah atau tahapan dalam menggunakan LAF yang baik dan benar:

  1. Pertama-tama, anda harus mengetahui dan memahami SOP atau petunjuk keselamatan penggunaan laminar air flow di laboratorium.
  2. Nyalakan lampu UV selama 2 jam, selanjutnya matikan segera sebelum mulai bekerja.
  3. Pastikan kaca penutup terkunci rapat dan berada pada posisi terendah.
  4. Nyalakan lampu LED dan blower, lalu diamkan selama 5 menit.
  5. Tangan harus steril. Cuci tangan dengan sabun germisidal atau alkohol 70 %.
  6. Bersihkan permukaan interior LAF dengan alkohol 70 % atau cairan desinfektan yang cocok dan biarkan menguap.
  7. Masukkan alat dan bahan yang akan digunakan, jangan terlalu penuh (overload) karena memperbesar resiko terjadinya kontaminasi.
  8. Atur alat dan bahan yang telah dimasukan ke LAF sedemikian rupa sehingga efektif dalam bekerja dan menghasilkan area yang benar-benar steril atau bersih.
  9. Jangan menggunakan pembakar spiritus dengan bahan bakar alkohol tapi gunakan yang berbahan bakar gas.
  10. Kerja secara efektif dan jangan sampai pola aliran udara terganggu oleh aktivitas kerja.
  11. Setelah selesai, biarkan 2-3 menit supaya kontaminan tidak keluar dari LAF.
  12. Bersihkan permukaan interior LAF dengan alkohol 70 % dan biarkan menguap lalu tangan dibasuh dengan desinfektan.
  13. Matikan lampu neon dan blower.

Cara Merawat LAF (Laminar Air Flow)

Berbagai macam alat laboratorium masing masing punya masa kerusakannya, tetapi jika dirawat dengan baik dan sesuai prosedur maka alat tersebut bisa digunakan lebih lama dan awet. Agar LAF (Laminar Air Flow) dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama, ada 3 prosedur yang wajib dilakukan, yaitu perawatan sederhana, perawatan menengah dan perawatan khusus. Bagaimana cara dari masing-masing perawatan tersebut? Yuk kita simak cara di bawah ini.

Perawatan sederhana :

  1. Selalu perhatikan pre-filter, bila sudah kotor harus dicuci lalu dipasang kembali pada alat ini.
  2. Untuk HEPA filter, jika sudah kotor dapat dibersihkan dengan cara meniup dengan compressor yang bertekanan tinggi.
  3. Jangan melihat langsung pada lampu UV. Tujuannya, agar efisiensi lampu UV dapat lebih baik, maka kaca penutup bagian atas dapat dibuka.

Perawatan Menengah :

  1. LAF (Laminar Air Flow) dapat dibersihkan dengan menggunakan lap basah, tetapi untuk HEPA filter tidak boleh terkena air atau cairan.
  2. Nyalakan kipas pada alat LAF dengan kecepatan maksimal selama 1 jam.
  3. Bersihkan kembali bagian dalam dengan menggunakan cairan alkohol atau desinfektan. Hindari HEPA filter tidak terkena cairan secara langsung.
  4. Jika kipas tidak bisa dijalankan atau dioperasikan, maka lampu UV harus tetap menyala.
  5. Sebelum digunakan, sebaiknya dibersihkan kembali dengan cairan desinfektan. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kontaminasi.

Perawatan Khusus :

  1. Kipas yang telah digunakan sebaiknya sering diberikan minyak pelumas. Minyak pelumas yang biasa digunakan adalah minyak pelumas untuk mesin jahit.
  2. Apabila pre-filter sudah rusak dan sulit dicuci, maka dapat diganti dengan Grass fibre filter. Bila tidak tersedia, dapat diganti dengan filter biasa atau kapas yang biasa digunakan untuk aquarium.
  3. Sebaiknya HEPA filter dibersihkan setiap 6 bulan sekali dan diganti setiap 24-26 bulan dari awal pemakaian. Penggantian nya harus diperhatikan agar dapat menutup semua lubang yang timbul dengan silicon rubber dan jangan biarkan HEPA filter terkena benda tajam. Karena dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan pada lapisan sehingga banyak udara yang masuk kedalam.

(LAF) Laminar Air Flow biasanya dipakai pada kegiatan “kultur jaringan‘ maupun laboratorium “mikrobiologi“. Oleh karena itu, dalam memilih type (LAF) Laminar Air Flow ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan, yaitu :

  • Tujuan utama penggunaan LAF sebagai Lab kultur jaringan atau mikrobiologi
  • Ukuran Ruangan
  • Ukuran Pintu Masuk

Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Menggunakan LAF (Laminar Air Flow)

Dalam menggunakan LAF, tentu ada beberapa hal atau aturan yang hars diperhatikan, yaitu:

  • LAF harus dipersiapkan terlebih dahulu sekitar 2-3 jam sebelum digunakan dalam praktikum di laboratorium.
  • Jika pengamatannya berupa mikroorganisme seperti bakteri, blower harus dimatikan setelah digunakan. Namun, jika pengamatan berupa kultur sel atau jaringan, blower tetap bisa dinyalakan.

Alat-alat yang biasa disterilkan dengan LAF (Laminar Air Flow)

Berikut merupakan alat-alat yang disterilkan dalam LAF sebelum digunakan, yaitu:

  • Cawan petri
  • Labu ukur
  • Erlenmeyer
  • Rak tabung reaksi
  • Pipet tetes
  • Kasa
  • Beacker glass atau gelas piala

Kualifikasi Kinerja LAF (Laminar Air Flow)

Kualifikasi Kinerja pada alat LAF (Laminar Air Flow) ini merupakan kegiatan yang bisa dibilang cukup rumit. Hal ini menjadi proses utama yang berpengaruh pada mutu alat LAF. Perlu diperhatikan, kualifikasi kinerja ini menyangkut parameter parameter yang dilakukan oleh tenaga ahli atau laboran menggunakan alat alat laboratorium yang sudah disterilkan. Berikut adalah parameter pengukuran pada alat LAF berdasarkan CPOB Tahun 2012, ISO No. 14644-1 Tahun 2015 dan WHO TRS 961, antara lain :

Pengukuran Tekanan Udara

Untuk mengetahui perbedaan tekanan antara udara sebelum dan sesudah melewati HEPA filter dilakukan dengan pengukuran yang menggunakan probe tekanan atau melihat jarum manometer atau magnehelic yang sudah  terpasang pada alat LAF. Kriteria penerimaan tekanan udara sebesar ±175 Pa (Pascal) pada posisi alat beroperasi dan 0 Pa (Pascal) saat LAF mati.

Nilai perbedaan tekanan ini tidak harus spesifik dengan nilai Pa (Pascal), bisa juga mengacu pada tekanan yang disarankan dari supplier LAF atau manufacturer HEPA filter. Pengukuran beda tekanan udara ini bertujuan untuk mengetahui performa dari HEPA filter. Kerusakan pada HEPA filter tidak boleh terjadi karena akan memberikan tanda tanda LAF yang rusak sehingga tidak bisa digunakan lagi.

Pengukuran Kecepatan Udara

Pengukuran ini dilakukan dibawah terminal atau tempat masuknya udara udara dengan anemometer. Jarak antara anemometer dan grill kurang lebih 50 cm. Pengukuran ini dilakukan pada beberapa tempat yang mewakili area dalam mengalirkan udara. Bila terdapat 3 unit HEPA berarti pengukuran dilakukan pada masing-masing unit HEPA. Satu unit HEPA biasanya dilakukan pengukuran sebanyak 5 kali pada bagian ujung dan tengah.

Menurut POPP (Petunjuk Operasional Pengawasan Pedoman) dan WHO (World Health Organization) TRS 961, kecepatan udara yang sesuai dengan ketentuan  adalah sekitar 0,36-0,54 m/s. Hal ini sangat penting karena kecepatan udara atau aliran udara laminar air flow akan mencuci udara kotor yang terjadi akibat aktivitas penimbangan atau sampling (pengambilan sampel). Pencucian akan sempurna jika aliran udara mempunyai kecepatan 0,36-0,54 m/s.

Pengukuran Partikel

Pengukuran partikel dilakukan pada waktu LAF (Laminar Air Flow) beroperasi, kira-kira 10 menit setelah dinyalakan. Menurut ISO 14644-1 jumlah titik sampling partikel tidak lagi menggunakan akar luas ruangan. Batas partikel sesuai dengan kelas ruangan dimana LAF (Laminar Air Flow) ditempatkan. Bila ditempatkan di kelas A maka batas partikel sesuai kelas A dan bila ditempatkan di kelas E sesuai dengan batas partikel kelas E, begitu juga dengan kelas lainnya.

Pengamatan Pola Aliran Udara (Smoke Test)

Pola aliran udara ini dilakukan untuk memastikan suatu aliran udara dibawah alat LAF (Laminar Air Flow) dengan cara menggunakan smoke generator, kemudian asap tersebut disemprotkan dibawah LAF lalu LAF siap  dinyalakan dan diamati apakah asap bergerak lurus atau tidak teratur. Hal ini bersifat kualitatif sehingga pengamatan harus dilakukan beberapa kali untuk memastikan hasil yang akurat (nyata).

Pemaparan Ruangan

Dalam pemaparan ruangan biasanya dilakukan pengukuran batas pada mikroba. Pemaparan ruangan dilakukan dengan menggunakan air sampler sedangkan jika ingin dilakukan secara pasif dapat menggunakan cawan papar 90 dan 55 mm.

Harga Laminar Air Flow

Berbicara masalah harga LAF, alat ini tergolong cukup mahal sebagai alat laboratorium. Harga LAF (Laminar Air Flow) berkisar 90 juta – 150 juta tergantung jenisnya, merk, spesifikasi dan tipe yang dibutuhkan

Tempat Membeli Alat LAF

Alat LAF (Laminar Air Flow) ini bisa anda dapatkan di tempat penjualan alat-alat laboratorium, seperti PT. Andaru Analitika Sains. Sebagai konsultan alat laboratorium, PT. Andaru Analitika Sains juga menjual alat general lab lainnya seperti mikropipet, centrifuge, BST dan masih banyak lagi.

Baca Juga : Bio Safety Cabinet – Pengertian, Fungsi dan Cara Menggunakan

FAQ Alat LAF (Laminar Air Flow)

Apa yang dimaksud LAF (Laminar Air Flow)?

LAF (Laminar Air Flow) adalah media kerja yang steril dan digunakan untuk melakukan suatu kegiatan seperti inokulasi atau penanaman bakteri pada bidang mikrobiologi.

Apa yang dimaksud dengan inokulasi?

Inokulasi adalah pekerjaan memindahkan bakteri dari medium yang lama ke medium yang baru dengan tingkat ketelitian yang tinggi.

Apa fungsi dari alat LAF ?

Alat LAF ini digunakan untuk proses persiapan bahan tanaman, atau penanaman serta pemindahan tanaman dalam proses tanam menanam. Laminar air flow berfungsi untuk membuat sirkulasi udara yang ada di dalam chamber atau kamar sampel merupakan udara yang sudah melewati suatu proses penyaringan/ filtrasi dengan menggunakan polyester.

Bagaimana prinsip kerja LAF?

  • LAF  digunakan sebagai area kerja yang steril dan bebas dari mikroorganisme yang bersifat patogen selama proses inokulasi kultur jaringan dan bakteri. Hal utama yang diterapkan pada alat ini adalah udara bersih dan steril yang diserap melalui sebuah blower. Blower tersebut telah melalui proses penyaringan dengan menggunakan alat alat filter yang terdapat pada alat tersebut.
  • LAF wajib dinyalakan terlebih dahulu bersamaan dengan lampu UV (Ultra Violet) 30 menit sebelum digunakan. Hal ini bertujuan agar proses penyaringan kultur jaringan dan bakteri dapat berjalan dengan baik dan lebih steril. Jika ingin lebih steril lagi dapat juga dilakukan dengan penyemprotan menggunakan alkohol agar tingkat kebersihannya lebih terjaga.
  • Setelah sudah cukup bersih dan steril jangan lupa untuk menyalakan blower. Blower ini nantinya akan menjaga LAF atau media kerja dapat terjaga kesterilannya. Saat sedang dinyalakan, sebaiknya jangan meletakkan benda benda asing yang dapat mengganggu proses pemfilteran bekerja. Jauhkan benda benda apapun agar tidak terletak di dekat meja kerja khususnya di bagian blower.

Hal apa saja yang membuat alat LAF berbeda dengan Bio Safety Cabinet?

Aliran Udara

Pada alat laboratorium LAF, udara yang kotor akan masuk melalui bagian atas alat dan keluar melalui bagian depan atau disebut sebagai “sash”. Sedangkan, pada alat BSC (Bio Safety Cabinet) udara yang kotor masuk melalui bagian depan”sash” dan keluar melalui bagian atas alat tersebut.

Subjek yang diproteksi

Pada alat LAF (Laminar Air Flow) yang diproteksi hanya produk atau bahan yang akan dianalisa saja, karena udara steril terlebih dahulu akan masuk melalui produk sebelum dibuang ke bagian depan atau area bekerja tanpa adanya filter atau penyaringan lagi. Sedangkan, pada alat BSC (Bio Safety Cabinet) yang diproteksi ada 3 yaitu produk, analis dan lingkungan kerja. Hal ini dikarenakan ada aliran udara LAF yang tidak terpapar langsung ke analis, udara di meja kerja juga telah steril karena adanya double filter, udara yang keluar ruang kerja pun telah melalui filter terlebih dahulu.

Selain di bidang mikrobiologi, alat LAF biasa digunakan pada bidang apa saja dan bagaimanakah perannya?

Industri Elektronik dan Kedirgantaraan

Industri elektronik dan kedirgantaraan memanfaatkan alat LAF (Laminar Air Flow) untuk mengontrol materi partikulat yang terbawa udara. Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) telah menetapkan persyaratan untuk mengontrol materi partikulat yang dapat hidup (mikroba) dan tidak dapat hidup.

Beberapa industri di Amerika Serikat telah melakukan studi untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan LAF (Laminar Air Flow) pada tingkat kontaminasi mikroba yang mungkin ditimbulkan pada area industri elektronik dan juga kedirgantaraan Amerika Serikat.

Industri Farmasi

Industri farmasi terus mengembangkan metode yang lebih baik untuk melindungi kualitas dan sterilitas dari produk-produk farmasi yang dihasilkan. Proses sterilisasi memainkan peran penting dalam pembuatan banyak produk farmasi, bersama dengan penggunaan bahan berkualitas, teknik pembuatan yang baik, lingkungan yang terkontrol, dan prosedur pengujian yang efisien.

Proses sterilisasi inilah yang harus dilakukan dalam lingkungan kerja yang steril dan disinilah LAF berperan penting dalam proses sterilisasi produk-produk farmasi. Penggunaan lain dari alat LAF  dalam industri farmasi dan adalah dalam prosedur kultur jaringan. Penggunaan LAF ini juga memberikan peran yang signifikan terhadap pencegahan adanya kontaminasi.

Bidang Kesehatan

Pada bidang kesehatan, aplikasi utama LAF (Laminar Air Flow) telah banyak digunakan dalam dua area, yaitu isolasi pasien untuk meminimalkan infeksi pasien yang rentan, dan juga digunakan di dalam ruang bedah. Prinsip dari LAF inilah yang memberikan perlindungan bagi pasien dan juga lingkungannya dari infeksi mikroba yang mungkin ditimbulkan pasca dilakukannya pembedahan maupun operasi.

Penggunaan LAF di ruang bedah telah dimiliki oleh dua lembaga penelitian, yaitu di Bataan Memorial Hospital, Albuquerque, New Mexico yang menggunakan LAF vertikal, dan di National Institutes of Health yang menggunakan LAF horizontal. Keefektifan prinsip penggunaan LAF di ruangan bedah telah terbukti dapat mengendalikan kontaminasi mikroba yang terbawa udara.

Bagaimana cara menggunakan alat LAF?

  1. Mengetahui dan memahami SOP atau petunjuk keselamatan penggunaan LAF.
  2. Hidupkan lampu UV selama 2 jam, selanjutnya matikan segera sebelum mulai bekerja.
  3. Pastikan kaca penutup terkunci dan pada posisi terendah.
  4. Nyalakan lampu neon dan blower dan biarkan selama 5 menit.
  5. Cuci tangan dan lengan dengan sabun gemisidal / alkohol 70 %.
  6. Usap permukaan interior LAF dengan alkohol 70 % atau desinfektan yang cocok dan biarkan menguap.
  7. Masukkan alat dan bahan yang akan dikerjakan, jangan terlalu penuh (overload) karena memperbesar resiko kontaminan.
  8. Atur alat dan bahan yang telah dimasukan ke LAF sedemikian rupa sehingga efektif dalam bekerja dan tercipta areal yang benar-benar steril.
  9. Jangan menggunakan pembakar Bunsen dengan bahan bakar alkohol tapi gunakan yang berbahan bakar gas.
  10. Kerja secara aseptis dan jangan sampai pola aliran udara terganggu oleh aktivitas kerja.
  11. setelah selesai bekerja, biarkan 2-3 menit supaya kontaminan tidak keluar dari BSC
  12. Usap permukaan interior LAF dengan alkohol 70 % dan biarkan menguap lalu tangan dibasuh dengan desinfektan.
  13. Matikan lampu neon dan blower.

Alat laboratorium apa saja yang biasa disterilkan pada alat LAF?

  • Cawan petri
  • Labu ukur
  • Erlenmeyer
  • Rak tabung reaksi
  • Pipet tetes
  • Kasa
  • Beacker glass atau gelas piala

Bagaimana cara melakukan perawatan sederhana pada alat LAF?

  1. Perhatikan pre-filter, bila sudah kotor, pre-filter harus dicuci lalu dipasang kembali.
  2. Untuk heap filter, jika sudah kotor dapat dibersihkan dengan cara meniup dengan compressor yang bertekanan tinggi.
  3. Jangan melihat langsung pada lampu UV tujuannya, agar efesiensi lampu UV dapat lebih baik, maka kaca penutup bagian atas dapat dibuka.

Bagaimana cara melakukan perawatan khusus pada alat LAF?

  1. Fan yang telah digunakan dianjurkan untuk diberikan minyak pelumas. Minyak pelumas yang biasa digunakan adalah minyak pelumas untuk mesin jahit.
  2. Apabila pre-filter sudah rusak dan sulit dicuci, maka dapat diganti dengan Grass fibre filter. Bila tidak tersedia, dapat diganti dengan filter biasa atau kapas yang biasa digunakan untuk aquarium.
  3. Hepa filter dibersihkan setiap 6 bulan sekali dan diganti setiap 24-26 bulan dari awal pemakaian. Penggantian nya harus diperhatikan agar men-seal (menutup) semua lubang yang timbul dengan silicon rubber dan jangan biarkan hepa filter terkena benda tajam. Karena dapat mengakibatkan terjadinya perobekan pada lapisan sehingga banyak udara yang masuk.

Bagaimana cara melakukan perawatan khusus pada alat LAF?

  1. Kipas yang telah digunakan sebaiknya sering diberikan minyak pelumas. Minyak pelumas yang biasa digunakan adalah minyak pelumas untuk mesin jahit.
  2. Apabila pre-filter sudah rusak dan sulit dicuci, maka dapat diganti dengan Grass fibre filter. Bila tidak tersedia, dapat diganti dengan filter biasa atau kapas yang biasa digunakan untuk aquarium.
  3. Sebaiknya HEPA filter dibersihkan setiap 6 bulan sekali dan diganti setiap 24-26 bulan dari awal pemakaian. Penggantian nya harus diperhatikan agar dapat menutup semua lubang yang timbul dengan silicon rubber dan jangan biarkan HEPA filter terkena benda tajam. Karena dapat mengakibatkan terjadinya perobekan pada lapisan sehingga banyak udara yang masuk kedalam.

Apa saja bagian-bagian dari alat LAF?

Panel Kendali

Panel kendali merupakan bagian LAF yang digunakan untuk mengendalikan pengaturan operasional. Bagian ini memiliki tombol-tombol tertentu yang digunakan untuk mengendalikan setiap proses yang digunakan. Terdapat beberapa jenis panel kendali yang bisa disesuaikan dengan tipe alat yang digunakan. Jenis yang pertama adalah panel kendali manual dan yang kedua adalah otomatis.

Lampu LED

Bagian LAF lainnya yang tak kalah penting adalah lampu LED. Fungsi bagian ini adalah untuk memberikan pencahayaan yang bisa diatur tingkat kecerahannya sesuai dengan kebutuhan.

Lampu UV

Lampu UV ini berfungsi untuk melakukan sterilisasi dan juga mengurangi bakteri dengan cara yang terjamin dan aman. Penggunaan lampu ini biasanya 30 menit sebelum proses inokulasi dilakukan. Sehingga saat laboran sudah bekerja lampunya tak lagi digunakan.

Pre Filter

Berperan sebagai sistem penyaringan yang paling utama terhadap kotoran, debu, dan benda-benda asing atau kasar. Besar pori-pori pre-filter kira-kira 5 mm sehingga efesiensinya dapat mencapai 95 mm untuk objek-objek yang lebih dari 5 mm.

Hepa Filter

Hepa filter adalah High Efficiency Particulate Air. Filter ini berperan sangat penting untuk penyaringan udara yang masuk. Pori-pori saringan HEPA filter berukuran 0,3 mm. HEPA Filter standar setidaknya harus menapis partikel maksimal 0,3 micrometer sebanyak 99,97%.

Blower

Blower pada LAF memiliki peran yang sangat penting untuk mengembuskan udara yang telah disaring. Udara ini akan dialirkan dari posisi depan dan juga atas. Aliran udara yang dihembuskan tak boleh terlalu kencang atau terlalu lemah.

Microcontroller

Bagian ini masih jarang digunakan hanya jenis LAF otomatis saja yang telah menggunakan alat ini. Fungsi microcontroller adalah untuk melakukan penyetingan terkait lama waktu yang digunakan saat persiapan laminar air flow akan digunakan.

Frame penyangga dan Roda

LAF dilengkapi dengan dudukan yang kuat dan stabil untuk menopang berat LAF. Selain itu juga roda yang dapat memudahkan proses perpindahan LAF jika diperlukan.

Berapakah Harga Laminar Air Flow ?

Berbicara masalah harga LAF, alat ini tergolong cukup mahal sebagai alat laboratorium. Harga LAF  berkisar 90 juta – 150 juta tergantung jenisnya, merk, spesifikasi dan tipe yang dibutuhkan

Dimana Kita Bisa Membeli Alat Ini ??

Alat LAF bisa anda dapatkan di tempat penjualan alat-alat laboratorium, seperti PT. Andaru Analitika Sains. Sebagai konsultan alat laboratorium, PT. Andaru Analitika Sains juga menjual alat general lab lainnya seperti mikropipet, centrifuge, BST dan masih banyak lagi.

Sebagai informasi tambahan, PT. Andaru Analitika Sains adalah konsultan alat laboratorium yang menyediakan solusi lengkap kebutuhan alat laboratorium. Bagi anda yang membutuhkan alat laboratorium bisa mengunjungi alamat googlemaps, menghubungi kami via whatsapp 087777277740 atau telepon 0251-7504679. Link brand dan produk alat laboratorium tersedia pada tautan : List Brand Alat Laboratoriumjual-alat-laboratorium-kontak-whatsapp-apm

Penulis : FR

Sumber : farmasiindustri, journaluny, slideshare

Baik, kalau begitu sekian dulu pembahasan mengenai “LAF – Pengertian, Fungsi, Prinsip Kerja dan Cara Penggunaan“. Semoga informasi ini bermanfaat. Jika diantara sobat ada yang memiliki saran, silahkan isi di kolom komentar ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *