Analisis HPLC merupakan salah satu metode yang banyak digunakan di laboratorium untuk memisahkan dan mengetahui kandungan berbagai senyawa dalam suatu sampel. Metode ini banyak diterapkan pada industri farmasi, makanan dan minuman, kimia, lingkungan, penelitian, hingga Quality Control.
Dalam kegiatan laboratorium, sebuah sampel biasanya tidak hanya terdiri dari satu komponen. Misalnya, sampel obat dapat mengandung bahan aktif dan beberapa komponen lainnya. Begitu juga dengan sampel makanan atau bahan kimia yang dapat memiliki berbagai senyawa di dalamnya.
Untuk mempelajari komponen tersebut dengan lebih jelas, diperlukan metode pemisahan yang tepat. Salah satu teknologi yang dapat digunakan adalah High Performance Liquid Chromatography atau HPLC.
Apa Itu HPLC?
HPLC adalah singkatan dari High Performance Liquid Chromatography, yaitu teknik kromatografi yang menggunakan fase gerak berbentuk cairan untuk membawa sampel melewati kolom.
Sederhananya, metode ini bekerja dengan cara memisahkan komponen-komponen yang terdapat dalam sampel. Setiap senyawa memiliki karakteristik yang berbeda ketika melewati kolom sehingga waktu keluarnya juga dapat berbeda.
Setelah komponen terpisah, detektor akan membaca senyawa yang keluar dari kolom. Hasil pembacaan tersebut kemudian ditampilkan dalam bentuk grafik yang disebut kromatogram.
Kromatogram inilah yang kemudian dipelajari oleh analis untuk mendapatkan informasi mengenai komponen dalam sampel.
Bagaimana Cara Kerja HPLC?
Cara kerja instrumen ini dapat dipahami melalui beberapa tahapan sederhana.
Pertama, sampel dipersiapkan sesuai dengan metode pengujian. Sampel kemudian dimasukkan ke dalam sistem melalui injector atau autosampler.
Selanjutnya, pompa mengalirkan fase gerak (mobile phase) menuju kolom. Fase gerak tersebut membawa sampel melewati kolom dengan tekanan dan laju alir tertentu.
Di dalam kolom terjadi proses pemisahan. Komponen yang ada di dalam sampel akan bergerak dengan kecepatan berbeda berdasarkan interaksinya dengan fase diam dan fase gerak.
Setelah keluar dari kolom, komponen tersebut akan melewati detektor. Sinyal yang dihasilkan kemudian diproses oleh software dan ditampilkan sebagai kromatogram.
Secara sederhana:
Sampel → Injector → Pompa → Kolom → Detektor → Kromatogram
Fungsi HPLC di Laboratorium
Salah satu fungsi utama teknologi ini adalah membantu pemisahan dan analisis senyawa dalam berbagai jenis sampel.
Pada bidang farmasi, misalnya, teknik ini dapat digunakan untuk membantu pemeriksaan bahan aktif, bahan baku, maupun produk obat.
Di industri makanan dan minuman, penggunaannya dapat membantu pemeriksaan berbagai komponen seperti vitamin, bahan tambahan pangan, atau senyawa tertentu.
Selain itu, teknologi kromatografi cair juga banyak dimanfaatkan dalam penelitian dan Quality Control untuk membantu memastikan karakteristik sampel sesuai dengan metode pengujian yang digunakan.
Hasil pengujian dapat digunakan untuk analisis kualitatif maupun kuantitatif, tergantung pada metode dan konfigurasi instrumen.
Bagian Utama HPLC
Bagi yang baru mengenal instrumen ini, terdapat beberapa bagian penting yang perlu diketahui.
Reservoir merupakan tempat penyimpanan fase gerak yang digunakan selama proses pengujian.
Pump berfungsi mengalirkan fase gerak ke dalam sistem dengan tekanan dan laju alir yang telah ditentukan.
Injector atau Autosampler digunakan untuk memasukkan sampel ke dalam aliran fase gerak.
Column menjadi tempat terjadinya proses pemisahan komponen dalam sampel. Jenis kolom yang digunakan biasanya disesuaikan dengan karakteristik analit dan metode pengujian.
Detector berfungsi mendeteksi komponen setelah keluar dari kolom.
Sementara itu, software digunakan untuk mengontrol sistem, menampilkan kromatogram, dan membantu pengolahan data hasil pengujian.
Mengapa Analisis HPLC Banyak Digunakan?
Ada berbagai alasan mengapa metode ini banyak digunakan di laboratorium. Salah satunya adalah kemampuannya untuk membantu memisahkan beberapa komponen dalam suatu sampel sehingga dapat dipelajari dengan lebih terarah.
Selain itu, konfigurasi instrumen dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengujian. Pemilihan kolom, fase gerak, detektor, serta kondisi analisis dapat memengaruhi hasil yang diperoleh.
Karena itu, penggunaan instrumen tidak hanya membutuhkan alat yang sesuai, tetapi juga metode analisis dan persiapan sampel yang tepat.
Barcov HPLC BRQ-4000

Untuk mendukung kebutuhan analisis HPLC di laboratorium, salah satu instrumen yang dapat dipertimbangkan adalah Barcov HPLC BRQ-4000.
BRQ-4000 merupakan sistem HPLC yang dapat digunakan untuk mendukung proses pemisahan dan analisis berbagai jenis sampel sesuai dengan metode yang diterapkan. Konfigurasi seperti pompa, autosampler, kolom, dan detektor dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengujian.
Pemilihan instrumen yang tepat tentunya perlu mempertimbangkan jenis sampel, metode yang digunakan, serta kebutuhan laboratorium.
Kesimpulan
Analisis HPLC menjadi salah satu metode penting dalam kegiatan laboratorium karena dapat membantu memisahkan dan menganalisis berbagai komponen dalam sampel.
Teknologi ini digunakan dalam berbagai bidang, seperti farmasi, makanan dan minuman, kimia, lingkungan, penelitian, dan Quality Control.
Dengan memahami prinsip kerja, bagian-bagian instrumen, serta metode pengujiannya, pengguna dapat lebih mudah memahami bagaimana proses pemisahan dan analisis senyawa dilakukan.
Barcov HPLC BRQ-4000 dapat menjadi salah satu pilihan instrumen untuk mendukung kebutuhan tersebut sesuai dengan konfigurasi dan metode analisis yang diperlukan.
Hubungi Kami
Butuh HPLC atau alat laboratorium lainnya untuk kebutuhan penelitian dan Quality Control?
Hubungi PT. Andaru Analitika Sains untuk informasi produk dan konsultasi:
☎️ Telepon: 0251-7504679
📱 WhatsApp: 087777277740