Automatic Kjeldahl Digestor merupakan perangkat laboratorium yang membantu proses destruksi atau digesti sampel dalam analisis kimia, khususnya untuk penentuan nitrogen menggunakan metode Kjeldahl. Dengan sistem pemanasan dan pengaturan program secara otomatis, perangkat ini mendukung proses preparasi sampel yang lebih terkontrol dan efisien. Hanon SH520 dan SH508 menawarkan pilihan kapasitas berbeda untuk memenuhi kebutuhan laboratorium pengujian, industri pangan, pendidikan, dan penelitian.
Dalam kegiatan analisis laboratorium, persiapan sampel menjadi tahap penting yang memengaruhi kelancaran proses pengujian. Sampel perlu diproses sesuai metode yang ditetapkan sebelum memasuki tahap analisis berikutnya. Oleh karena itu, penggunaan instrumen dengan pengaturan suhu yang stabil dan program kerja yang dapat disesuaikan menjadi salah satu pertimbangan dalam meningkatkan produktivitas laboratorium.
Pentingnya Preparasi Sampel dengan Automatic Kjeldahl Digestor
Metode Kjeldahl merupakan teknik yang umum digunakan untuk menentukan kandungan nitrogen dalam berbagai bahan, termasuk pangan, pakan ternak, produk pertanian, dan sampel penelitian. Hasil pengukuran nitrogen dapat digunakan untuk memperkirakan kadar protein melalui faktor konversi yang sesuai dengan jenis material yang dianalisis.
Proses ini melibatkan tahap digesti menggunakan asam dan pemanasan untuk menguraikan bahan organik. Pelaksanaan prosedur membutuhkan pengendalian suhu, durasi pemanasan, serta penanganan pereaksi yang tepat agar proses berlangsung sesuai metode pengujian.
Pada laboratorium dengan jumlah sampel yang cukup banyak, pengerjaan manual dapat meningkatkan beban operator dan membutuhkan pengawasan lebih intensif. Kehadiran Automatic Kjeldahl Digestor membantu mengatur tahapan pemanasan secara terprogram sehingga pekerjaan preparasi dapat dilakukan dengan lebih sistematis.
Mengenal Automatic Kjeldahl Digestor Hanon SH520 dan SH508

Perbedaan utama kedua instrumen terletak pada kapasitas pemrosesan. SH520 memiliki 20 posisi tabung, sedangkan SH508 menyediakan delapan posisi. Perbedaan kapasitas tersebut memungkinkan pengguna memilih perangkat sesuai volume sampel harian, kebutuhan pengujian, dan ruang kerja yang tersedia.
Informasi lengkap mengenai kedua model dapat dilihat pada halaman Automatic Kjeldahl Digestor SH520 dan SH508 dari PT Andaru Analitika Sains.
Kontrol Suhu Otomatis untuk Proses Digesti Sampel
Suhu pemanasan merupakan salah satu parameter penting dalam proses digesti. Kedua model menggunakan elemen pemanas listrik dan blok pemanas aluminium yang dirancang untuk mendukung distribusi panas selama pengolahan sampel.
Berdasarkan spesifikasi produk, rentang suhu operasionalnya mencapai suhu ruang ditambah 5°C hingga 450°C, dengan akurasi suhu ±1°C. Pengguna dapat menyesuaikan tahapan pemanasan dan laju kenaikan suhu berdasarkan kebutuhan metode yang diterapkan.
Teknologi kendali suhu fuzzy PID membantu mengatur pemanasan agar lebih terkontrol. Melalui pemrograman yang sesuai, operator dapat menjalankan prosedur secara konsisten dan mengurangi kebutuhan penyesuaian suhu secara manual.
Meskipun demikian, hasil analisis tetap bergantung pada berbagai faktor, termasuk homogenitas sampel, jenis pereaksi, waktu digesti, dan penerapan metode yang telah divalidasi.
Pemantauan Digital dan Dokumentasi Hasil Preparasi
Pengelolaan data merupakan bagian penting dalam menjaga ketertelusuran aktivitas laboratorium. Hanon SH520 dan SH508 dilengkapi sistem kontrol berbasis Android yang memungkinkan pengguna mengatur metode serta memantau kondisi pemanasan selama proses berlangsung.
Perangkat ini memiliki penyimpanan internal 8 GB, menyediakan lebih dari 20 metode bawaan, dan mendukung penyimpanan lebih dari 500 metode yang dapat disesuaikan. Fitur tersebut membantu laboratorium mengelola program kerja untuk berbagai kebutuhan pengujian.
Konektivitas Wi-Fi dan USB turut mendukung pemindahan informasi untuk keperluan dokumentasi. Fitur pemantauan waktu nyata memungkinkan operator melihat suhu aktual selama proses digesti sehingga pelaksanaan prosedur dapat diawasi dengan lebih terstruktur.
Produk ini juga mencantumkan dukungan fitur audit trail dan kesesuaian dengan 21 CFR Part 11. Namun, penerapan kepatuhan terhadap regulasi tersebut perlu dievaluasi berdasarkan konfigurasi perangkat, sistem pengelolaan data, serta prosedur yang berlaku di laboratorium pengguna.
Sistem Pengangkatan Rak dan Pengelolaan Gas Buang
Selain pengaturan pemanasan, Automatic Kjeldahl Digestor dilengkapi mekanisme pengangkatan rak tabung secara otomatis. Fitur ini membantu mengangkat rak setelah tahapan digesti selesai sehingga proses pendinginan dapat dilakukan dengan lebih praktis.
Untuk mendukung penanganan gas yang dihasilkan selama reaksi, perangkat dapat dipasangkan dengan scrubber S403 sebagai opsi tambahan. Sistem ini dirancang untuk membantu mengondisikan dan menangani gas buang melalui tahapan yang sesuai.
Penggunaan perangkat tetap harus disertai penerapan keselamatan laboratorium, termasuk ventilasi atau sistem ekstraksi yang memadai, penggunaan alat pelindung diri, serta penanganan asam dan limbah kimia sesuai prosedur.
Perbandingan Spesifikasi SH520 dan SH508
Berikut perbandingan beberapa parameter teknis kedua model berdasarkan informasi produk.
| Parameter | Hanon SH520 | Hanon SH508 |
|---|---|---|
| Kapasitas tabung | 20 posisi | 8 posisi |
| Volume tabung | 300 mL | 300 mL / 380 mL |
| Rentang suhu | Suhu ruang +5–450°C | Suhu ruang +5–450°C |
| Akurasi suhu | ±1°C | ±1°C |
| Daya nominal | 2.300 W | 1.400 W |
| Konektivitas | Wi-Fi / USB | Wi-Fi / USB |
| Dimensi (P × L × T) | 305 × 590 × 151 mm | 328 × 440 × 151 mm |
| Bobot bersih | 21 kg | 15 kg |
SH520 dapat menjadi pilihan bagi laboratorium yang membutuhkan kapasitas pemrosesan lebih besar. Sementara itu, SH508 cocok dipertimbangkan untuk kebutuhan dengan jumlah sampel lebih sedikit atau ruang kerja yang lebih terbatas. Ketersediaan konfigurasi dan aksesori sebaiknya dikonfirmasi kembali kepada penyedia.
Aplikasi Automatic Kjeldahl Digestor di Laboratorium
Penggunaan Automatic Kjeldahl Digestor dapat mendukung kegiatan preparasi sampel pada laboratorium pengujian pangan, pakan, pertanian, pendidikan, dan penelitian. Instrumen ini dapat menjadi bagian dari rangkaian analisis nitrogen maupun penentuan protein menggunakan metode Kjeldahl, sesuai karakteristik sampel dan prosedur yang digunakan.
Sebelum memilih perangkat, laboratorium sebaiknya mempertimbangkan jumlah sampel, kapasitas tabung, kebutuhan pengaturan suhu, dokumentasi hasil, serta sistem penanganan gas buang. Kesesuaian instrumen dengan metode analisis yang digunakan juga perlu diperiksa agar perangkat dapat mendukung kebutuhan operasional secara optimal.
Untuk mengetahui pilihan peralatan laboratorium lainnya, kunjungi website PT Andaru Analitika Sains. Tim kami dapat membantu memberikan informasi mengenai spesifikasi, konfigurasi, dan kebutuhan instrumen yang sesuai dengan aktivitas pengujian.
Hubungi PT. Andaru Analitika Sains melalui WhatsApp 0877-7727-7740 atau telepon (0251) 750-4679 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Hanon SH520 dan SH508.